Menu

Mode Gelap
Soroti Etika Pers di Er AI, Menkomdigi Buka Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026 Ribuan Warga Banten Meriahkan Jalan Sehat HPN 2026 HPN 2026 Banten, Rombongan PWI Riau Meriahkan Jalan Sehat Pesta Rakyat HUT Kampar ke-76 Resmi Dibuka Bupati Ahmad Yuzar Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027 Konkernas PWI Tetapkan AD/ART dan Program Kerja Nasional, Lampung Tuan Rumah HPN 2027

Daerah

Tim Patroli 24 Jam Dapati Sekelompok Remaja pada Dini Hari di Jembatan WFC Bangkinang

badge-check


					Tim Patroli 24 Jam Dapati Sekelompok Remaja pada Dini Hari di Jembatan WFC Bangkinang Perbesar

KAMPAR(RadarMerdeka.com) – Tim Patroli 24 Jam Satpol PP Kabupaten Kampar mendapati sekelompok remaja yang tengah menikmati malam hingga dini hari di jembatan Water Front City Bangkinang senin (20/1/2024).

Satpol-PP Kampar langsung mendatangi warga tersebut dan meminta menunjukkan identitas diri.

Kasatpol-PP Kampar Arizon mengungkapkan bahwa saat itu tim patroli 24 jam Satpol-PP Kampar tengah bertugas dengan mendatangi warga tersebut, namun ketika ditanyakan identitas diri, mereka tak bisa menunjukkan kepada petugas. 

Tim Patroli 24 jam Satpol-PP Kampar melihat dua remaja putri berada di kawasan jembatan Water Front City.

 “Pada saat tim patroli 24 jam melaksanakan patroli diwilayah bangkinang Kota, Tim menjumpai adanya kumpulan remaja didalam pos polisi ujung jembatan WFC. Pada saat introgasi petugas, remaja tersebut tidak bisa menujukan identitas diri,” ungkap Arizon.

 Ditegaskan Arizon, pihaknya pun menggiring remaja tersebut ke Markas Komando Satpol-PP Kampar untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

 “Remaja dibawah umur ini selanjutnya digiring ke mako Satpol PP Kampar guna mengikuti proses hukum selanjutnya dan pembinaan dengan memanggil kedua orang tuanya,” ujarnya.

 Arizon menghimbau kepada seluruh pihak terutama para orang tua untuk bersama-sama mengawasi anak-anak yang melakukan kegiatan dimalam hari.

 “Kepada seluruh orang tua, untuk mengawasi anak-anaknya dan tidak berkeliaran duduk-duduk ditempat yang rawan gangguan trantibum,” pintanya.***