Menu

Mode Gelap
Bursa Sekwan DPRD Kampar Menghangat, Antara Pilihan Bupati dan Pimpinan Dewan Ratusan Warga Sei Jernih Bersatu Tuntut Hak Terhadap PT Agrinas, Beri Tenggat Waktu 2×24 Jam Sambut Kunjungan Bidhumas Polda Riau, PWI Riau Sepakati Sampaikan Informasi Akurat Kepada Masyarakat Bupati dan DPRD Kampar Tandatangani Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Kapolda Riau Lakukan Patroli Udara Terhadap Karhutla Pelalawan Polres Kampar Amankan 4 Pelaku Karhutla, 17 Hektare Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang

Kampar

Rayakan Ayi Ayo Onam, Bupati Kampar Berziarah ke 15 TPU

badge-check


					Rayakan Ayi Ayo Onam, Bupati Kampar Berziarah ke 15 TPU Perbesar

Bangkinang —Rayakan Ayi Ayo Onam, Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos. MT, Berziarah ke 15 Makam di Kecamatan Bangkinang dengan suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan, Bupati Kampar bersama rombongan turut merayakan momen budaya tersebut dengan cara yang sederhana namun sarat makna, yakni menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki untuk melaksanakan ziarah kubur bersama masyarakat. Sabtu (28/3).

Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri, karena menunjukkan kedekatan pemimpin daerah dengan warganya. Bupati Kampar tampak berbaur tanpa sekat, menyusuri jalan bersama masyarakat menuju lokasi ziarah, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Perayaan Ayi Ayo Onam tahun ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Riau, serta Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Kehadiran para pejabat ini semakin menambah semarak acara, sekaligus mempererat silaturahmi antar pemerintah daerah.

Rombongan disambut dengan hangat oleh Bupati Kampar bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kampar. Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi, di mana Kecamatan Bangkinang dipadati oleh warga yang ingin turut serta dalam perayaan tradisi tahunan tersebut.

Tradisi Ayi Ayo Onam sendiri merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah wafat, sekaligus menjadi momen mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

Rangkaian acara ditutup di Masjid Al Mujahidin, Dusun Uwai. Di lokasi ini, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebelum melaksanakan makan bajambau, yakni tradisi makan bersama dalam satu wadah sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.

Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial, kebersamaan, dan kedekatan antara pemimpin dan masyarakat di Kabupaten Kampar.

Trending di Kampar