Menu

Mode Gelap
Bursa Sekwan DPRD Kampar Menghangat, Antara Pilihan Bupati dan Pimpinan Dewan Ratusan Warga Sei Jernih Bersatu Tuntut Hak Terhadap PT Agrinas, Beri Tenggat Waktu 2×24 Jam Sambut Kunjungan Bidhumas Polda Riau, PWI Riau Sepakati Sampaikan Informasi Akurat Kepada Masyarakat Bupati dan DPRD Kampar Tandatangani Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Kapolda Riau Lakukan Patroli Udara Terhadap Karhutla Pelalawan Polres Kampar Amankan 4 Pelaku Karhutla, 17 Hektare Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang

Kampar

Pria Asal Bandung yang Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Meninggal Dunia

badge-check


					Pria Asal Bandung yang Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Meninggal Dunia Perbesar

KAMPAR – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Riau. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (8/6/2026) sore.

Korban diketahui bernama Cepi (30), seorang pria asal Bandung. Ia ditemukan mengapung di dekat keramba ikan sekitar pukul 17.49 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan korban ditemukan sejauh kurang lebih 3,5 kilometer dari lokasi kejadian awal.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia mengapung di dekat keramba ikan. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bangkinang untuk penanganan lebih lanjut serta diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Budi, Selasa (9/6/2026).

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru menerima laporan adanya warga tenggelam di Sungai Kampar pada Minggu (7/6/2026).

Sebanyak tujuh personel rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 43 kilometer dari Kantor SAR Pekanbaru.

Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan melakukan koordinasi dan pemantauan di sekitar titik korban dilaporkan tenggelam.

Memasuki hari kedua operasi pencarian, tim melaksanakan briefing dan evaluasi sebelum melanjutkan penyisiran di aliran Sungai Kampar.

Pencarian dilakukan menggunakan pola paralel dengan menyisir area sejauh kurang lebih 3 kilometer ke arah hilir sungai. Namun hingga sore hari, korban belum juga ditemukan.

Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban mengapung di koordinat 0°22’34″N – 101°05’45″E.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” terangnya.

Budi turut mengapresiasi seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam proses pencarian korban.

“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bersinergi dan bekerja maksimal selama operasi pencarian berlangsung. Semoga kerja sama yang baik ini terus terjalin dalam setiap pelaksanaan operasi kemanusiaan ke depan,” tutupnya.

Trending di Kampar