Menu

Mode Gelap
Ditengah Tekanan Ekonomi Dunia, Sambu Group dan PWI Riau Perkuat Sinergi Publikasi Industri Kelapa Bupati Kasmarni Apresiasi DPRD Bengkalis Usai Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dorong Swasembada Pangan dan Modernisasi Pertanian, Bupati Ahmad Yuzar Canangkan Gerakan Tanam Padi Sawah Perkuat Adaptasi Digital dan Pesta Rakyat, PWI Fest 2026 Jadi Agenda Tetap PWI Pusat Ketua Raja Isyam Resmi Lantik Pengurus PWI Kepulauan Meranti Periode 2026–2029 Biadab! Ayah di Kampar Cabuli Dua Anak Kandungnya

Daerah

Perkuat Literasi Ekonomi Syariah Masyarakat, Penyuluh Agama Islam Iskandar Berikan Bimbingan Akad Syariah di BTM Kuok

badge-check


					Perkuat Literasi Ekonomi Syariah Masyarakat, Penyuluh Agama Islam Iskandar Berikan Bimbingan Akad Syariah di BTM Kuok Perbesar

Kuok – Dalam upaya memperkuat literasi ekonomi syariah di masyarakat, Iskandar, M.E.Sy selaku Penyuluh Agama Islam memberikan bimbingan akad syariah di Baitul Tanwil Muhammadiyah (BTM) Kuok.

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias dari para peserta yang terdiri dari calon anggota serta karyawan BTM Kuok, sabtu (26/7/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren Hamzah Yunus, Buya Dr. H. Mendra Siswanto, M.Sy, Ketua Lazismu Kuok Buya Indra Gamal, dan tokoh Muhammadiyah Kuok Syaiful Harly.

Dalam pemaparannya, Iskandar menjelaskan berbagai metode penghimpunan dana di lembaga keuangan mikro syariah seperti BTM, serta menyampaikan penjelasan mendalam tentang akad-akad pembiayaan syariah, khususnya qardh (pinjaman tanpa imbal hasil) dan murabahah (jual beli dengan penambahan imbal hasil yang disepakati sejak awal).

Sementara itu, Syaiful Harly menekankan pentingnya pencatatan jurnal dalam operasional keuangan BTM. “Setiap transaksi harus dicatat secara tertib, dan pencatatan jurnal hendaknya dilakukan secepat mungkin setelah transaksi terjadi agar tidak terjadi kesalahan atau kehilangan data penting,” ujarnya.

Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan menyatakan kesiapan untuk menjalankan peran mereka dalam mengelola BTM Kuok secara syariah dan profesional.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat bagi BTM Kuok dalam mewujudkan perannya sebagai wadah pemberdayaan ekonomi umat, serta menjadi solusi bagi masyarakat Kuok dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Trending di Daerah