Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Kampar

Kreatif! Siswa SMPN 1 Bangkinang Kota Sulap Umbi-umbian Jadi Penganan Bernilai Ekonomi

badge-check

Kreatif! Siswa SMPN 1 Bangkinang Kota Sulap Umbi-umbian Jadi Penganan Bernilai Ekonomi Perbesar

BANGKINANGKOTA – Siswa-siswi SMP Negeri 1 Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam mengolah umbi-umbian menjadi aneka penganan yang memiliki nilai ekonomi.

Kreativitas tersebut ditampilkan melalui kegiatan Bazar Gelar Karya bertema Kewirausahaan yang digelar di halaman SMPN 1 Bangkinang Kota, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha sekaligus mengenal dan melestarikan kekayaan kuliner Nusantara.

Kepala SMPN 1 Bangkinang Kota, Dr. Dasril Amali, S.H., M.H., mengaku bangga atas kreativitas dan antusiasme para siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, kegiatan kokurikuler ini dirancang untuk memadukan pembelajaran kewirausahaan dengan kearifan lokal. Para siswa ditantang untuk mengeksplorasi dan berinovasi mengolah bahan pangan lokal, khususnya umbi-umbian, menjadi produk makanan yang menarik dan memiliki nilai jual.

“Kegiatan kokurikuler ini digelar dengan memadukan kewirausahaan dan kearifan lokal. Siswa diberi tantangan untuk bereksplorasi dan berinovasi mengolah makanan berbahan dasar umbi-umbian sehingga menjadi produk yang menarik dan bernilai ekonomi tinggi,” ungkap Dasril kepada wartawan.

Menurutnya, umbi-umbian dipilih sebagai bahan utama karena mudah ditemukan dan dapat dikreasikan menjadi beragam jenis makanan. Melalui kegiatan ini, siswa juga diperkenalkan pada potensi bahan pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

Selain mengasah kreativitas, bazar tersebut bertujuan melestarikan penganan khas Indonesia, khususnya kuliner daerah Kampar. Dengan demikian, para siswa diharapkan semakin mengenal, memahami, dan menghargai keberagaman budaya serta bangga terhadap warisan kuliner Nusantara.

“Tujuannya juga untuk melestarikan penganan khas Indonesia, khususnya Kampar. Siswa-siswi kita diharapkan dapat memahami dan menghargai keberagaman bangsa serta bangga terhadap warisan kuliner Nusantara,” ujarnya.

Dasril menambahkan, kegiatan bazar juga menjadi sarana untuk mengasah jiwa kewirausahaan atau entrepreneurship peserta didik. Melalui interaksi dalam kegiatan jual beli, siswa dapat belajar berkomunikasi, bekerja sama, menyampaikan ide, serta mengenal proses sederhana dalam menjalankan usaha.

Ia berharap, pengalaman tersebut dapat mendorong siswa untuk lebih peka dalam melihat peluang usaha di lingkungan sekitar dan berani mengembangkan gagasan kreatif menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, peserta didik mampu mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan melalui ide-ide usaha dan inovasi. Kegiatan ini sekaligus diharapkan dapat menambah keragaman penganan khas Indonesia,” tutup Dasril.

Melalui Bazar Gelar Karya ini, SMPN 1 Bangkinang Kota tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang aplikatif kepada siswa, tetapi juga menanamkan nilai kreativitas, kemandirian, kerja sama, serta kecintaan terhadap potensi pangan dan budaya lokal.

Trending di Ekonomi