Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Kampar

Bupati Kampar Jadi Mentor PIM II, Dorong Kepala Dinas Lahirkan Inovasi untuk Pelayanan Publik

badge-check

Bupati Kampar Jadi Mentor PIM II, Dorong Kepala Dinas Lahirkan Inovasi untuk Pelayanan Publik Perbesar

BANTEN – Bupati Kampar Ahmad Yuzar didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah menjadi mentor dalam pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PIM II) bagi empat kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten dan berlangsung di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Rabu (7/10/2026).

Dalam kapasitasnya sebagai mentor, Bupati Kampar memberikan arahan, pembinaan, sekaligus penguatan kepada para peserta agar mampu merancang dan mengimplementasikan proyek perubahan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Kampar.

Ahmad Yuzar menegaskan, pengembangan kompetensi aparatur merupakan bagian penting dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, inovatif, responsif, serta berorientasi pada hasil.

Menurutnya, pelaksanaan PIM II hendaknya tidak dimaknai sebatas pemenuhan persyaratan pendidikan kepemimpinan. Lebih dari itu, proses tersebut harus menjadi ruang bagi para pejabat untuk melahirkan gagasan, inovasi, dan solusi konkret atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Jadikan PIM II ini sebagai momentum untuk melahirkan inovasi yang benar-benar dapat diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Proyek perubahan yang disusun harus mampu menjawab kebutuhan organisasi sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Ahmad Yuzar.

Didampingi Sekda Kampar, Bupati juga mendorong para kepala dinas untuk memiliki keberanian dalam melakukan terobosan serta mampu mengimplementasikan perubahan secara berkelanjutan di lingkungan kerja masing-masing.

Ia menilai, kepemimpinan yang kuat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga oleh keberanian menghadirkan perubahan dan memastikan setiap program memberikan hasil yang terukur.

“Pemimpin harus mampu melihat persoalan sebagai peluang untuk melakukan perbaikan. Karena itu, inovasi yang lahir dari PIM II harus memiliki keberlanjutan dan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan pemerintahan,” tambahnya.

Empat kepala OPD Kabupaten Kampar yang mengikuti pelatihan tersebut masing-masing Kepala Dinas Perhubungan Kampar Aidil, Kepala Dinas terkait Yuli Usman, Kepala BKPSDM Kampar Riadel Fithri, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kampar Rusdi Hanip.

Pemerintah Kabupaten Kampar berharap proses pendidikan dan pengembangan kepemimpinan tersebut mampu memperkuat kapasitas para pejabat dalam menjalankan tugas pemerintahan sekaligus melahirkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan di daerah.

Melalui penguatan kompetensi dan kepemimpinan aparatur, Pemkab Kampar terus berkomitmen membangun birokrasi yang semakin efektif, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan tekad mewujudkan Kampar Semakin Melaju, Pelayanan Publik Semakin Maju.

Trending di Kampar