Menu

Mode Gelap
Bupati Anton Tandatangani Perjanjian Rp154,9 Miliar dengan PT SMI, Percepat Pembangunan RSUD dan Mal Pelayanan Publik Penyuluh Agama KUA Salo Lanjutkan Penanaman Bibit Buah di Rumah Ibadah, Masjid Al-Ikhlas Jadi Lokasi Perdana Tengku Herry Islami Ditabalkan sebagai Pucuk Puak Rumah Pangkal Balai Luhak Rambah Bangga! Dinda Nafila Siswi Smanda Bangkinang Kota Wakili Riau di Ajang O2SN Nasional Satlantas Polres Kampar Sambangi Korban Kecelakaan Lalu Lintas Polda Riau Bongkar Sawmill Ilegal di Kampar, 780 Batang Kayu Hasil Illegal Logging Disita

Kampar

Breaking News! Seorang Pria Tenggelam di Pulau Kosiok, Tim Lakukan Pencarian

badge-check


					Tim sedang lakukan pencarian Korban Perbesar

Tim sedang lakukan pencarian Korban

KAMPAR – Peristiwa tragis terjadi di aliran Sungai Kampar, tepatnya di kawasan Pulau Kosiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Minggu (7/6/2026) sore.

Pemancing bernama Cepi Ahmad Munawar (34) dilaporkan tenggelam dan hingga kini masih dalam pencarian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga tenggelam saat berada di lokasi memancing bersama rekannya di Sungai Kampar.

Kapolsek Kampar Utara, Kompol Asdisyah, membenarkan adanya laporan warga yang tenggelam di kawasan tersebut.

Saat ini, tim gabungan masih melakukan pencarian secara intensif di sekitar lokasi kejadian.

“Benar, saat ini kami bersama tim gabungan masih melakukan penelusuran di lokasi Sungai Kampar untuk mencari korban yang dilaporkan tenggelam,” ujar Asdisyah.

Menurut keterangan awal yang diperoleh kepolisian, korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai sehingga terseret arus sungai saat berada di dalam air.

“Diduga korban tidak pandai berenang dan terseret arus saat memancing di Sungai Kampar,” tambahnya.

Sementara itu, seorang warga setempat bernama Aidil menyebutkan korban diduga masuk ke sungai untuk membantu rekannya yang mengalami kesulitan di air.

“Tenggelam karena hendak menolong temannya. Temannya berhasil selamat dan sudah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, masyarakat, dan pihak terkait lainnya terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar guna menemukan korban.

Asdisyah juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi arus sungai cukup deras dan cuaca tidak menentu.

Trending di Kampar