Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Olahraga

Askar Bertuah Pertahankan Takhta Puncak, PSMS Medan Mengintai

badge-check

Askar Bertuah Pertahankan Takhta Puncak, PSMS Medan Mengintai Perbesar

PEKANBARU – PSPS Pekanbaru masih bertahan di puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Namun, posisi Askar Bertuah kini mulai mendapat tekanan serius dari PSMS Medan yang terus membayangi di peringkat kedua dengan selisih hanya dua poin.

Hingga pekan kedelapan, PSPS mengoleksi 19 poin dari delapan pertandingan. Tim kebanggaan masyarakat Riau tersebut mencatatkan enam kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Meski masih berada di posisi teratas, keunggulan PSPS belum sepenuhnya aman. PSMS Medan terus memberikan tekanan setelah berhasil menaklukkan PSGC Ciamis pada pertandingan pekan kedelapan.

Kemenangan tersebut membuat PSMS mengumpulkan 17 poin dari delapan laga. Dengan jarak yang begitu tipis, persaingan kedua tim dalam perebutan takhta Grup A dipastikan semakin sengit.

PSMS memiliki peluang besar untuk mengambil alih posisi puncak apabila PSPS kembali kehilangan poin. Sebaliknya, Askar Bertuah harus segera menjaga konsistensi permainan agar tidak memberikan kesempatan kepada pesaing terdekatnya untuk menyalip.

Sementara itu, Semen Padang menempati posisi ketiga dengan koleksi 13 poin dari delapan pertandingan. Persikad Depok berada di peringkat keempat dengan 12 poin, meskipun baru memainkan tujuh laga.

Di posisi kelima dan keenam, Sumsel United serta PSIS Semarang sama-sama mengoleksi 10 poin. Persiraja Banda Aceh menyusul di peringkat ketujuh dengan sembilan poin.

Selanjutnya, FC Bekasi City dan PSGC Ciamis masing-masing mengumpulkan tujuh poin. Sementara itu, Persiku Kudus masih berada di dasar klasemen dengan minus satu poin dari delapan pertandingan.

Ketatnya persaingan di Grup A membuat setiap pertandingan menjadi sangat menentukan. Tidak hanya perebutan posisi puncak, sejumlah tim di papan tengah juga masih memiliki peluang memperbaiki peringkat mereka.

Di tengah persaingan tersebut, pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan anak asuhnya meskipun hanya mampu membawa pulang satu poin dari laga tandang di Bekasi.

Akhyar menilai para pemain telah menunjukkan semangat dan keinginan kuat untuk memenangkan pertandingan. Ia juga bersyukur timnya masih mampu meraih hasil imbang setelah sempat tertinggal lebih dahulu dari tuan rumah.

“Syukur Alhamdulillah. Kami bisa membawa pulang satu poin,” ujar Akhyar.

Menurutnya, pertandingan berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama berusaha tampil menyerang dan mencari peluang untuk mencetak gol.

Hasil imbang tersebut tentunya menjadi bahan evaluasi bagi PSPS sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. Konsistensi permainan, efektivitas penyelesaian akhir, serta kemampuan memaksimalkan peluang menjadi sejumlah aspek yang perlu dibenahi.

Apalagi, tekanan dari PSMS Medan semakin terasa seiring ketatnya persaingan di papan atas. Kehilangan poin pada pertandingan selanjutnya bisa membuat posisi PSPS semakin terancam.

Askar Bertuah tentu tidak ingin kehilangan momentum setelah sebelumnya mampu menunjukkan performa impresif dengan meraih sejumlah kemenangan. Dukungan publik Pekanbaru juga diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi tim untuk kembali ke jalur kemenangan.

Dengan kompetisi yang masih panjang, peluang PSPS mempertahankan posisi puncak sekaligus mewujudkan target promosi ke Liga 1 masih terbuka lebar.

Namun, perjuangan tersebut membutuhkan konsistensi dan kerja keras di setiap pertandingan. PSPS kini dituntut segera bangkit dan kembali meraih kemenangan. Sebab, mempertahankan posisi puncak akan semakin sulit ketika pesaing terdekat terus membayangi dengan selisih poin yang begitu tipis.

Trending di Olahraga