RUMBIO JAYA – Wakil Bupati Kampar Misharti menegaskan bahwa upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika harus dimulai dari lingkungan keluarga. Peran orang tua dinilai sangat penting dalam melindungi anak-anak dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya narkoba.
Hal tersebut disampaikan Misharti saat menghadiri Kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Rencana Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN) Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026, di Aula Desa Tambusai, Kecamatan Rumbio Jaya, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar Zulfikar, Kepala Desa Tambusai Krido Kawal Basuki, Sekretaris Camat Rumbio Jaya Fahrurazi, tokoh masyarakat, Babinsa, Majelis Taklim Desa Tambusai, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam arahannya, Misharti menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter dan kepribadian anak.
Menurutnya, perhatian, kasih sayang, pendampingan, serta komunikasi yang baik antara orang tua dan anak merupakan langkah penting untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Anak-anak membutuhkan perhatian, kasih sayang, pendampingan, dan komunikasi yang baik dari orang tua. Kita harus hadir dalam kehidupan mereka, mengetahui lingkungan pergaulannya, mendengarkan persoalannya, serta membimbing mereka agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” ungkap Misharti.
Ia juga mengingatkan agar kesibukan sehari-hari tidak menjadi alasan bagi orang tua untuk mengabaikan perhatian terhadap anak. Kedekatan emosional dan pola pengasuhan yang baik harus terus dibangun agar anak merasa nyaman untuk bercerita dan menyampaikan persoalan yang dihadapinya.
Misharti menambahkan, membangun generasi yang kuat tidak cukup hanya melalui pendidikan formal. Penanaman nilai-nilai agama, moral, kedisiplinan, serta ketahanan diri juga harus menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak.
“Jangan menunggu anak terjerumus baru kita bertindak. Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Mari kita bangun komunikasi, berikan teladan yang baik, dan ciptakan lingkungan yang aman serta positif bagi tumbuh kembang anak,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Misharti mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan bersama-sama mengambil peran dalam melindungi anak-anak dari bahaya narkoba.
“Selamatkan anak-anak kita, lindungi masa depan mereka. Perang melawan narkoba harus dimulai dari keluarga dan menjadi tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.










