Menu

Mode Gelap
Pelatihan Pembuatan Sabun dan Minyak Kelapa Sawit Resmi Ditutup Wabup Misharti Bupati Anton Sanksi Tegas Sekolah di Rohul yang Pungut Biaya Perpisahan dan Tahan Ijazah Murid Buka Manasik Haji Siswa, Wakil Bupati Misharti: Bangun Fondasi Spiritual Sejak Dini Dua pelaku Narkoba di Desa Parit Baru Ditangkap Polsek Tambang Semarak Hari Kartini, Wabup Misharti Resmi Buka Pelatihan Pembuatan Sabun dan Minyak Kelapa Sawit Kunjungi Polkam, Wabup Misharti Tinjau Kesiapan Pelatihan Produksi Sabun dan Minyak Sawit

Kampar

Wavup Kampar Buka Pawai Akbar Sambut Ramadhan 1447H/2026M di Siabu Salo

badge-check


					Wavup Kampar Buka Pawai Akbar Sambut Ramadhan 1447H/2026M di Siabu Salo Perbesar

Salo,- Wakil Bupati Kampar Dr.Misharti.S.Ag.M.Si secara resmi melepas pawai akbar menyambut bulan suci ramadhan 1447H/2026M di Lapangan Mesjid Al Yaqin Desa Siabu Kecamatan Salo, Senin (16/2).

Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Camat Salo Sofiandi.SE.MM, Forkopimcam, Kepala Desa Siabu Tarmi.S.Pd dan Masyarkat Desa Siabu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Dr.Misharti.S.Ag.M.Si menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat kebersamaan menyongsong bulan penuh berkah.

“Ramadhan adalah bulan suci yang mengajarkan kita tentang kesabaran, kepedulian, dan keikhlasan. Melalui pawai akbar ini, kita ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih,” ujar Misharti di hadapan peserta.

Beliau hadir didampingi jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Salo. Antusiasme Masyarakat di Lapangan Masjid Al Yaqin dipadati oleh peserta pawai, mulai dari pelajar, majelis taklim, hingga organisasi kepemudaan. Mereka membawa spanduk, hiasan islami.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana dakwah dan syiar Islam dan menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama, tambah Misharti.

Selain itu, pawai akbar ini turut memperkuat identitas budaya masyarakat Kabupaten Kampar yang menjunjung tinggi nilai religius. Tradisi menyambut Ramadhan dengan kegiatan massal seperti ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, sekaligus memperkokoh persatuan di tengah keberagaman.

Dr. Misharti menutup sambutannya dengan ajakan agar masyarakat Kabupaten Kampar menjadikan Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri.

“Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat iman, dan memperbanyak amal. Semoga Kampar senantiasa diberkahi Allah SWT, dan masyarakatnya hidup dalam kedamaian serta kesejahteraan,” pungkasnya.

Trending di Kampar