Menu

Mode Gelap
Pembekalan TNI untuk Penerima LPDP adalah Langkah Strategis Perkuat Nasionalisme Buka Turnamen Sepak Bola di Padang Luas, Wabup Kampar : Olahraga Jangan Sekedar Kompetisi, Tapi Ajang Pembinaan Pengamat: Pelibatan TNI dalam Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Koridor yang Ada Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Wakapolda Riau Bacakan Amanat Kepala BPIP RI Peserta Antusias Ikut Tes Selter JPTP, Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno Berikan Apresiasi Miliki Sabu-sabu, Sepasang Kekasih Ditangkap Polres Kampar

Rokan Hulu

Tinjau Korban Kebakaran di Lenggopan, Bupati Anton Bawa Harapan bagi Korban yang Tersisa Baju di Badan

badge-check


					Tinjau Korban Kebakaran di Lenggopan, Bupati Anton Bawa Harapan bagi Korban yang Tersisa Baju di Badan Perbesar

PASIRPANGARAIAN – Suasana Dusun Lenggopan, Kelurahan Pasir Pengaraian, Rabu pagi (1/4/2026), masih diselimuti duka. Sisa asap tampak membubung dari puing-puing rumah yang hangus terbakar sehari sebelumnya, menyisakan kayu-kayu menghitam sebagai satu-satunya jejak bangunan yang pernah berdiri.

Korban diketahui bernama Roni, warga setempat. Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan apapun saat kebakaran terjadi. “Hanya baju di badan yang tersisa,” ujarnya lirih.

Di tengah kondisi tersebut, harapan hadir melalui kedatangan langsung Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM. Kehadirannya bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk empati sekaligus respon cepat pemerintah daerah terhadap warganya yang tertimpa musibah.

Saat berdialog langsung di lokasi kejadian, Bupati Anton menyampaikan penguatan kepada korban.

“Bagaimanapun ini sudah menjadi takdir Allah. Sudah ditentukan waktunya musibah ini terjadi. Yang terpenting sekarang, kita bangkit dan saling membantu,” ucapnya.

Tak berhenti pada empati, Bupati Anton langsung mengambil langkah konkret di tempat. Ia mengoordinasikan secara langsung kepada perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Baznas Rokan Hulu untuk segera membangun kembali rumah korban.

“Sekurang-kurangnya harus berdiri dulu, tegak payung. Jangan lama-lama, maksimal dua bulan sudah selesai,” tegasnya.

Selain itu, bantuan sembako juga langsung disalurkan melalui Dinas Sosial bersama komunitas Sahabat Rohul Peduli guna membantu kebutuhan dasar korban pascakejadian.

Respons cepat ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat terdampak tidak berlarut dalam kesulitan. Sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan komunitas menjadi kunci dalam percepatan pemulihan.

Saat ini, korban juga membutuhkan donasi pakaian layak pakai, mengingat seluruh kebutuhan sandang ikut hangus terbakar.
Di balik puing dan abu kebakaran, harapan baru mulai tumbuh. Kehadiran pemerintah dan kepedulian berbagai pihak menjadi bukti bahwa korban tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit ini.(AFM)

Trending di Rokan Hulu