Menu

Mode Gelap
HUT Riau ke-69, DPMPTSP Kampar Ucapakan Selamat dan Berharap Jadi Memontum Perkuat Komitmen Membangun Riau Ditengah Tekanan Ekonomi Dunia, Sambu Group dan PWI Riau Perkuat Sinergi Publikasi Industri Kelapa Bupati Kasmarni Apresiasi DPRD Bengkalis Usai Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dorong Swasembada Pangan dan Modernisasi Pertanian, Bupati Ahmad Yuzar Canangkan Gerakan Tanam Padi Sawah Perkuat Adaptasi Digital dan Pesta Rakyat, PWI Fest 2026 Jadi Agenda Tetap PWI Pusat Ketua Raja Isyam Resmi Lantik Pengurus PWI Kepulauan Meranti Periode 2026–2029

Nasional

Pimpin Rapat Bersama DEN di Hambalang, Presiden Prabowo Bahas Strategi Ekonomi Nasional di Tengah Gejolak Global

badge-check


					Pimpin Rapat Bersama DEN di Hambalang, Presiden Prabowo Bahas Strategi Ekonomi Nasional di Tengah Gejolak Global Perbesar

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat bersama jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) untuk membahas kondisi perekonomian nasional dan arah kebijakan strategis ke depan.

Pertemuan tersebut digelar di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Kamis (31/07/2025).

Dalam keterangan DEN yang disampaikan kepada Presiden, dunia saat ini tengah menghadapi kondisi global yang penuh ketidakpastian tertinggi dalam sejarah.

Situasi ini menuntut kewaspadaan dan kesiapan dalam mengambil langkah-langkah antisipatif.

Meski demikian, optimisme tetap mengemuka, Indonesia diperkirakan mampu menjaga pertumbuhan ekonominya di tingkat yang relatif tinggi dibandingkan negara lain.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya antisipasi dan strategi konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Kepala Negara memberikan arahan agar di tengah ketidakpastian ekonomi global, Indonesia harus tetap waspada dan menyiapkan langkah-langkah konkret untuk menjaga daya tahan serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Salah satu peluang strategis yang menjadi sorotan adalah keberhasilan Indonesia dalam negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat.

Kesepakatan tersebut dinilai mampu mendorong ekspor dan investasi, khususnya pada sektor padat karya yang berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja. Selain itu, deregulasi juga kembali ditekankan sebagai faktor kunci percepatan ekonomi.***

Trending di Nasional