Menu

Mode Gelap
Besok, Pengurus Kapemary Kampar Resmi Dikukuhkan di Stanum Tali Bapilin Tigo, Wabup Misharti Hadiri Halal Bihalal FKPMR Polsek Tambang Obrak-abrik Rumah Pengedar Narkoba, 8 Paket Sabu-sabu Turut Disita Progres Signifikan Kementerian Imipas Benahi Masalah Lapas, Komisi XIII DPR RI Berikan Apresiasi Perkuat Ukhuwah Pasca Idul Fitri, Wabup Misharti Hadiri Halal Bihalal PGRI Riau Pemda Kampar Laksanakan Panen Raya Jagung Pipil Kuartal I

Daerah

Pemko Pekanbaru Ikuti Rakor Pengendalian Karhutla di Riau

badge-check


					Pemko Pekanbaru Ikuti Rakor Pengendalian Karhutla di Riau Perbesar

PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M, dalam hal ini diwakilkan Kalaksa BPBD, Zarman Candra, S.STP., M.Si, mengikuti Rapat Koordinasi Bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Menteri Kehutanan RI, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI dan Pangdam I/BB terkait Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan (KARHUTLA) di Provinsi Riau.

Kesiapsiagaan seluruh pihak sangat penting dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih mengancam wilayah Provinsi Riau di tengah musim kemarau. Pemko Pekanbaru juga diminta tidak lengah dengan ancaman karhutla.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru Zarman Candra usai mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan yang hadir langsung dalam pertemuan penanganan karhutla di Balai Serindit, Gedung Daerah Riau, Rabu (23/7/2025).

Rapat ini juga turut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala BNPB, Kepala BMKG, Gubernur Riau, unsur Forkopimda, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menko Polkam yang langsung memimpin rapat penanganan karhutla hari ini. Pemerintah pusat menunjukkan keseriusan dalam mengantisipasi bencana ini,” katanya.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa kesiapsiagaan di tingkat daerah harus diperkuat. Hal inu mengingat musim kemarau diperkirakan masih berlangsung.

Seluruh elemen pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten dan kota di Riau, diminta untuk tidak lengah menghadapi ancaman karhutla.

“Kita tidak ingin peristiwa beberapa tahun lalu terulang kembali. Saat itu, Riau menjadi sorotan akibat asap pekat yang bahkan melintasi batas negara dan berdampak ke kawasan Asia Tenggara. Komitmen hari ini jelas, yaitu menjaga agar kejadian serupa tidak terulang,” jelas Zarman.***

Trending di Daerah