Menu

Mode Gelap
Upaya Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Cerenti Cek Lahan 6 Hektare Benahi Infrastruktur, Pemda Kampar Lakukan Perawatan dan Perbaikan Jalan 50 Tahanan Narkoba Polres Kampar Digeser ke Polda Riau, Dikawal dengan Keamanan Tinggi Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional Muscab IX PPP Kampar, Bupati: Wujud Dinamika Organisasi yang Sehat Pelaku Narkoba Diamankan Polsek Tapung Hulu di Warung Desa Sumber Sari

Kampar

Komoditas Karet Berkurang, Berikut Upaya Disbunnak Keswan Kampar

badge-check


					Komoditas Karet Berkurang, Berikut Upaya Disbunnak Keswan Kampar Perbesar

KAMPAR – Dalam rangka mempertahankan kelangsungan komoditas karet di kabupaten Kampar, Dinas terkait terus berupaya melakukan pembinaan dan memberikan bantuan kepada kelompok Tani (Poktan).

Langkah ini diambil mengingat lahan karet di Kabupaten Kampar terus berkurang dan beralih ke perkebunan sawit. Jika ini dibiarkan, maka lahan karet akan terus berkurang dan kemungkinan akan habis.

Saat ini tahun 2026, lahan karet yang tersisa di kabupaten Kampar hanya tinggal 36 ribu hektar tentunya angka ini terus berkurang tiap tahunnya.

Hal ini disebabkan karena masyarakat berpikir perkebunan kelapa sawit justru semakin menguntungkan jika dibandingkan dengan harga karet. “Komoditas karet yang kita fokuskan saat ini ada di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar,” kata Kepala Disbunnak Keswan Kabupaten Kampar Marahalim melalui Kepala Bidang Usaha Tani, Nur Aini, Jumat (10/4/2026).

Ia mengaku pihaknya terus memberikan pembinaan kepada petani karet agar selalu menjaga kualitas badan olahan karet atau (bokar) bersih.

“jika kualitas bokar buruk dan rendah tentu para petani akan mendapatkan harga yang rendah. Selisih harga nya antara yang bersih dan berkualitas dengan bokar biasa cukup lumayan,”katanya.

Selain itu, Ia juga mengatakan Disbunnak Keswan Kampar juga telah memberikan bantuan pupuk kepada Poktan Desa Tanjung Alai beberapa waktu lalu.

Trending di Kampar