Menu

Mode Gelap
Tali Bapilin Tigo, Wabup Misharti Hadiri Halal Bihalal FKPMR Polsek Tambang Obrak-abrik Rumah Pengedar Narkoba, 8 Paket Sabu-sabu Turut Disita Progres Signifikan Kementerian Imipas Benahi Masalah Lapas, Komisi XIII DPR RI Berikan Apresiasi Perkuat Ukhuwah Pasca Idul Fitri, Wabup Misharti Hadiri Halal Bihalal PGRI Riau Pemda Kampar Laksanakan Panen Raya Jagung Pipil Kuartal I Efektivitas Kinerja ASN, Bupati Ahmad Yuzar Pimpin Kegiatan Monitoring Pelaksanaan WFH

Kampar

Disbunnakkeswan Kampar Dorong Peternak Gunakan Kawin Suntik

badge-check


					Disbunnakkeswan Kampar Dorong Peternak Gunakan Kawin Suntik Perbesar

BANGKINANGKOTA – Bidang Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar fokus lakukan Inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik hewan di seluruh wilayah Kabupaten Kampar.

Diketahui, Kawin suntik adalah teknik memasukkan semen dari hewan jantan unggul ke dalam saluran reproduksi hewan betina menggunakan alat khusus tanpa melalui perkawinan alami.

Metode ini bertujuan untuk meningkatkan mutu genetik hewan, mempercepat peningkatan populasi, meningkatkan produktivitas, serta mencegah penularan penyakit kelamin.

Kepala Disbunakeswan Kampar, Marhalim S.Pt melalui Plt Kabid Peternakan Muhammad Ali S.Pt, rabu (2/10/2025) menyampaikan bahwa ini bertunuan untuk peningkatan mutu genetik yang bisa menghasilkan keturunan dengan sifat unggul dari pejantan berkualitas tinggi.

“IB ini kita lakukan juga untuk peningkatan populasi yang mempercepat peningkatan populasi ternak secara teratur,” ujarnya.

Ali menyebut IB juga bermanfaat terhadap efisiensi yang satu dosis semen dapat digunakan untuk membuahi banyak betina, yang lebih efisien daripada kawin alami.

Kemudian IB juga menghemat biaya yang mengurangi kebutuhan untuk memelihara banyak pejantan unggul.

Selain itu, IB bisa mengatasi pencegahan penyakit yang menghindari penularan penyakit kelamin yang bisa terjadi pada perkawinan alami.

“Ini mempermudah pengelolaan ternak karena tidak memerlukan pejantan dalam jumlah besar. Jadi bisa menghemat hewan ternak,” pungkas Ali.

Trending di Kampar