BANGKINANGKOTA – Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar telah berupaya melakukan penanganan konservasi lahan perkebunan.
Hal tersebut dijelaskan langsung oleh Kadisbunnak Keswan Kampar Marahalim, S.Pt melalui Kabid usaha perkebunan Helvizar di Ruang Kerjanya, Jum’at (3/4/2026)
“Penanganan konservasi lahan ini merupakan serangkaian upaya dinas perkebunan secara terencana dan berkelanjutan untuk melindungi, memperbaiki, dan memanfaatkan lahan perkebunan secara bijak agar tetap produktif serta tidak mengalami kerusakan lingkungan,” ungkapnya.
Lebih lanjut Dijelaskan Helvizar, Konservasi lahan bukan hanya menjaga lahan tetap subur, tetapi juga menjamin keberlanjutan produksi perkebunan untuk jangka panjang tanpa merusak lingkungan.
“Tentunya kita menjaga kelestarian sumber daya lahan agar tetap produktif, berkelanjutan, dan tidak mengalami kerusakan akibat aktivitas perkebunan,” ujarnya.
Ia menyebut hal ini bertujuan mencegah degradasi lahan sehingga lahan bisa dihindari dari kerusakan seperti erosi, longsor, dan penurunan kesuburan tanah.
“Menjaga kesuburan tanah jangka panjang agar lahan tetap mampu mendukung pertumbuhan tanaman perkebunan secara optimal dan kita juga ingin melestarikan fungsi hidrologis lahan sehinga kita bisa Mmnjaga ketersediaan air tanah dan mencegah kekeringan maupun banjir,” jelas Helvizar.
Disbunnak Keswan Kampar berkomitmen untuk melindungi keanekaragaman hayati dengan menjaga vegetasi alami dan ekosistem pendukung.
“Kita juga ingin Mencegah alih fungsi lahan yang tidak terkendali khususnya pada lahan lindung atau kawasan sensitif,” pungkasnya.(Adv)






