Menu

Mode Gelap
Besok, Pengurus Kapemary Kampar Resmi Dikukuhkan di Stanum Tali Bapilin Tigo, Wabup Misharti Hadiri Halal Bihalal FKPMR Polsek Tambang Obrak-abrik Rumah Pengedar Narkoba, 8 Paket Sabu-sabu Turut Disita Progres Signifikan Kementerian Imipas Benahi Masalah Lapas, Komisi XIII DPR RI Berikan Apresiasi Perkuat Ukhuwah Pasca Idul Fitri, Wabup Misharti Hadiri Halal Bihalal PGRI Riau Pemda Kampar Laksanakan Panen Raya Jagung Pipil Kuartal I

Kampar

Bupati Ahmad Yuzar Lepas Rombongan Ziarah Kubur Ayi Ayo Onam

badge-check


					Bupati Ahmad Yuzar Lepas Rombongan Ziarah Kubur Ayi Ayo Onam Perbesar

Bangkinang – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, secara resmi melepas rombongan ziarah kubur dalam rangka menyambut tradisi Ayo Onam 1447 Hijriah yang digelar di Perkuburan Musyiro, Dusun Kampung Godang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang. Sabtu (28/3).

Kegiatan yang sarat nilai religius dan budaya ini diikuti oleh ratusan masyarakat yang dengan penuh khidmat melaksanakan ziarah kubur sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar bersama rombongan turut berjalan kaki bersama masyarakat dari Kampung Godang menuju lokasi pemakaman.

Rute ziarah dilanjutkan hingga ke kuburan pahlawan Datuk Tabano yang berada di Desa Muara Uwai. Sepanjang perjalanan, suasana kebersamaan dan kekompakan antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat terasa, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong dan tradisi yang masih terjaga di tengah masyarakat Kampar.

Turut hadir dalam rombongan tersebut unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh adat, serta undangan lainnya. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi lokal yang memiliki nilai spiritual dan historis tinggi.

Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa kegiatan ziarah kubur ini tidak hanya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi serta mengingatkan generasi muda akan pentingnya menghargai jasa para pendahulu.

“Tradisi Ayo Onam ini merupakan warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Selain memperkuat nilai keagamaan, kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ujar beliau.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama di makam Datuk Tabano, memohon keberkahan serta keselamatan bagi seluruh masyarakat Kampar dalam menyongsong tahun baru Hijriah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kearifan lokal dan semangat kebersamaan terus terpelihara serta menjadi bagian dari identitas masyarakat Kampar ke depan.

Trending di Kampar