Menu

Mode Gelap
Pelatihan Pembuatan Sabun dan Minyak Kelapa Sawit Resmi Ditutup Wabup Misharti Bupati Anton Sanksi Tegas Sekolah di Rohul yang Pungut Biaya Perpisahan dan Tahan Ijazah Murid Buka Manasik Haji Siswa, Wakil Bupati Misharti: Bangun Fondasi Spiritual Sejak Dini Dua pelaku Narkoba di Desa Parit Baru Ditangkap Polsek Tambang Semarak Hari Kartini, Wabup Misharti Resmi Buka Pelatihan Pembuatan Sabun dan Minyak Kelapa Sawit Kunjungi Polkam, Wabup Misharti Tinjau Kesiapan Pelatihan Produksi Sabun dan Minyak Sawit

Kampar

BPS Kampar Gelar Sosialisasi SE2026 dan FGD “Kampar Dalam Angka”

badge-check


					BPS Kampar Gelar Sosialisasi SE2026 dan FGD “Kampar Dalam Angka” Perbesar

Bangkinag Kota, – Menghadapi tantangan perubahan zaman yang serba cepat, Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kampar menggelar Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Publikasi Kabupaten Kampar Dalam Angka 2026. Kegiatan yang mengusung tema strategi menjawab tantangan era disrupsi ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kampar, Rabu (11/02).

Acara dibuka oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Zamzami Hasan, S.E., M.Si. Dalam arahannya, Zamzami menyatakan bahwa di era disrupsi, data statistik bukan sekadar angka, melainkan instrumen vital untuk navigasi kebijakan.

“Kita berada di era di mana perubahan terjadi sangat cepat. Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita harus mampu memotret dinamika usaha baru yang muncul akibat teknologi. Sinergi dalam FGD ‘Kampar Dalam Angka’ ini adalah kunci agar data daerah tetap relevan dan akurat di tengah ketidakpastian global,” tegas Zamzami.

Plt. Kepala BPS Kabupaten Kampar, Prayudho Bagus Jatmiko, SST, M.Si., menjelaskan Pada paparannya bahwa SE2026 dirancang untuk menangkap peta ekonomi terkini, termasuk sektor digital yang berkembang pesat. Ia juga mengapresiasi kehadiran para Kepala OPD dan perwakilan instansi yang berkomitmen dalam sinkronisasi data sektoral.

“Era disrupsi menuntut kita bergerak cepat. Publikasi Kabupaten Kampar Dalam Angka harus menjadi rujukan yang valid bagi semua pihak, baik pemerintah maupun investor, guna memastikan pembangunan di Kampar berjalan tepat sasaran dan adaptif,” ujar Prayudho.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan OPD dan pimpinan instansi di lingkungan Pemkab Kampar. Melalui momentum ini, BPS mengajak seluruh elemen untuk menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi 2026 sebagai landasan transformasi ekonomi daerah yang lebih tangguh.

FGD diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara OPD dan BPS Kampar guna memastikan keselarasan data. Melalui sinergi ini, diharapkan Kabupaten Kampar memiliki basis data yang kuat untuk menyongsong transformasi ekonomi di masa depan.

Trending di Kampar