Menu

Mode Gelap
Ditengah Tekanan Ekonomi Dunia, Sambu Group dan PWI Riau Perkuat Sinergi Publikasi Industri Kelapa Bupati Kasmarni Apresiasi DPRD Bengkalis Usai Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dorong Swasembada Pangan dan Modernisasi Pertanian, Bupati Ahmad Yuzar Canangkan Gerakan Tanam Padi Sawah Perkuat Adaptasi Digital dan Pesta Rakyat, PWI Fest 2026 Jadi Agenda Tetap PWI Pusat Ketua Raja Isyam Resmi Lantik Pengurus PWI Kepulauan Meranti Periode 2026–2029 Biadab! Ayah di Kampar Cabuli Dua Anak Kandungnya

Kampar

Dorong Swasembada Pangan dan Modernisasi Pertanian, Bupati Ahmad Yuzar Canangkan Gerakan Tanam Padi Sawah

badge-check


					Dorong Swasembada Pangan dan Modernisasi Pertanian, Bupati Ahmad Yuzar Canangkan Gerakan Tanam Padi Sawah Perbesar

Kampar– Bupati Kampar Ahmad Yuzar menghadiri sekaligus mencanangkan Gerakan Tanam Padi Sawah di Gapoktan Karya Indah, Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan melalui penerapan teknologi pertanian modern, Rabu (29/07).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau yang diwakili oleh Dedi Yasmono, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar, Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Provinsi Riau, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar Ibu Nur Ilahi Ali, kepala OPD terkait, Camat Kuok beserta kepala desa se-Kecamatan Kuok, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan para petani.

Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar dalam sambutannya menegaskan bahwa Gerakan Tanam Padi Sawah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Kampar dalam membangun sektor pertanian yang maju, modern, dan mandiri.

Bupati juga berkomitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mewujudkan swasembada pangan terus diwujudkan melalui berbagai program nyata yang berpihak kepada petani.

“Komitmen itu terus kami wujudkan melalui berbagai program nyata. Salah satunya adalah penyaluran bantuan benih padi, sebanyak 35.250 kilogram atau 35 ton 250 kilogram telah kami berikan kepada petani. Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya untuk meringankan beban para petani, meningkatkan produktivitas panennya, sehingga akan berdampak pada kesejahteraan para petani,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh petani untuk memanfaatkan bantuan yang telah diberikan pemerintah serta menerapkan metode PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agriculture System) dalam budidaya padi. Menurutnya, metode tersebut mampu meningkatkan efisiensi penggunaan benih, memperbaiki pola tanam, serta meningkatkan produktivitas hasil panen.

“Pertanian kita harus terus bertransformasi. Kita tetap mempertahankan semangat gotong royong, namun para petani juga harus berani mengadopsi teknologi dan metode yang lebih baik agar hasil panen semakin meningkat dan cita-cita swasembada pangan dapat terwujud,” tegas Ahmad Yuzar.

Sementara itu Dalam laporan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar Nur Ilahi Ali menjelaskan bahwa untuk Kecamatan Kuok telah dialokasikan bantuan benih padi sebanyak 3.555 kilogram untuk lahan sawah seluas 237 hektare, sedangkan Desa Empat Balai memperoleh 1.095 kilogram benih padi untuk areal persawahan seluas 73 hektare.

Selain bantuan benih, melalui dukungan APBN, pemerintah juga menyalurkan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan), yaitu 2 unit Combine Harvester Besar, 6 unit Power Thresher, 3 unit Combine Harvester tipe CCH-106, 1 unit traktor roda empat Avery AHR-127, 10 unit traktor roda dua Kubota, serta 5 unit traktor roda dua Ishoku untuk mendukung peningkatan produktivitas petani.

Dalam sambutannya, Nur Ilahi Ali menegaskan bahwa Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar berkomitmen penuh mendukung terwujudnya swasembada pangan, sejalan dengan program prioritas nasional dan visi Pemerintah Kabupaten Kampar. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan produksi pertanian, penyediaan benih unggul, bantuan alat dan mesin pertanian, pendampingan penyuluh, serta penerapan inovasi pertanian modern.

“Gerakan Tanam Padi Sawah ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mewujudkan swasembada pangan. Dengan sinergi antara pemerintah, penyuluh, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis Kabupaten Kampar mampu meningkatkan produksi padi dan menjadi salah satu daerah penyangga pangan di Provinsi Riau,” ujar Nur Ilahi Ali.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau yang diwakili oleh Dedi Yasmono, SP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kampar atas pelaksanaan sosialisasi sekaligus penerapan metode PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agriculture System) dalam Gerakan Tanam Padi Sawah di Gapoktan Karya Indah.

Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kampar merupakan bentuk komitmen nyata dalam mempercepat transformasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi dan inovasi budidaya padi yang lebih modern, efisien, dan produktif.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kampar yang telah melaksanakan sosialisasi dan penerapan metode PM-AAS kepada para petani. Inovasi ini diharapkan dapat diterapkan secara luas sehingga mampu meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan di Provinsi Riau,” ungkap Dedi Yasmono.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bupati Kampar bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kampar, serta para petani melakukan penanaman padi secara simbolis di areal persawahan Gapoktan Karya Indah Desa Empat Balai sebagai tanda dimulainya Gerakan Tanam Padi Sawah di Kecamatan Kuok.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani semakin kuat dalam mewujudkan sektor pertanian yang modern, produktif, berdaya saing, sekaligus mendukung swasembada pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Kampar.

Trending di Kampar