Menu

Mode Gelap
Wabup Kampar Safari Ramadan ke Masjid Baitul Makmur Desa Siabu Salo Safari Ramadhan di Masjid Al- Ma’arif Desa Binuang Dipimpin Pj Sekda Ardi Wabup Misharti Ikuti High Level Meeting TPID se-Provinsi Riau BAZNAS Rohul Salurkan Bantuan Sembako Rp128,8 Juta untuk 368 Petugas Kebersihan dan Pertamanan Wakil Bupati Safari Ramadhan di Masjid Nurul Iman Pulau Terap Pelaksanaan Malam Takbiran dan Idul Fitri 1447 H, Pemkab Kampar Matangkan Persiapan

Kampar

28 Petugas Inseminator Disbunnakkeswan Kampar Siap Bantu Peternak

badge-check


					Screenshot Perbesar

Screenshot

BANGKINANGKOTA – Inseminator atau petugas terlatih sebutan untuk orang yang melakukan teknik inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik pada hewan, seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan hewan lainnya.

Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar memiliki 28 Inseminator untuk seluruh wilayah Kabupaten Kampar.

Kadisbunnakkeswan Kampar, Marahalim, S.Pt melalui kabid Peternakan Muhammad Ali, S.Pt kepada media senin (29/9/2025) menyampaikan bahwa Inseminator sangat penting dalam kawin suntik hewan.

“Nantinya mereka melakukan inseminasi buatan dengan memasukkan semen beku yang sudah dicairkan ke dalam saluran reproduksi betina, biasanya saat hewan menunjukkan tanda-tanda birahi,” ujar Ali.

Dijelaskannya, untuk Inseminator ini harus memiliki keahlian dan sertifikasi sehingga pelaksanaan IB harus dilakukan oleh tenaga ahli yang terlatih, bukan sembarang orang.

“Inseminator bekerja sama dengan peternak yang mana Inseminator membutuhkan peran peternak untuk mendeteksi dan melaporkan waktu birahi ternak secara akurat agar inseminasi dapat dilakukan tepat waktu,” jelasnya.

Lebih lanjut Ali menerangkan Inseminator juga penunjang program pemerintah di sektor peternakan.

“Inseminator adalah bagian penting dari program pemerintah untuk meningkatkan populasi dan ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas ternak,” tutupnya.